bahan pewarna alami batik

Macam-macam Bahan Pewarna Alami Kain Batik dari Tumbuhan

Bahan Pewarna Alami Batik – Batik merupakan salah satu budaya khas Indonesia yang sudah sejak jaman dahulu. Dan mereka membuatnya dengan kreativitas yang mungkin sekarang akan sulit dibayangkan. Karena dengan peralatan dan bahan yang masih tradisional, mereka sanggup membuat sebuah karya yang sangat indah.

Pada umumnya, dalam pembuatan batik. Dahulu kala nenek moyang kita masih menggunakan bahan pewarna alami untuk batik yang mereka hasilkan tanpa menggunakan bahan pewarna sintesis seperti yang banyak digunakan di masa sekarang.

Bahan pewarna alami ini juga tidak bisa disandingkan dengan pewarna sintesis. Baik itu dari sisi kualitas maupun sisi naturalnya. Karena bahan pewarna alami sangat ramah lingkungan. Dan hal inilah yang membuat motif batik Indonesia sangat terkenal di dunia Internasional.

Apa saja sih yang menjadi bahan-bahan alami tersebut. Nah, berikut ini adalah macam-macam bahan pewarna alami batik yang perlu kita ketahui diantaranya adalah :


Bahan Pewarna Alami Batik dari Biji Buah Pinang


bahan pewarna alami batik
Biji buah pinang. Via selingkaran.com

Pohon Pinang, pohon yang paling umum dan tersebar di berbagai tempat di Indonesia ini juga merupakan bahan pewarna alami untuk batik. Pohonnya cukup tinggi dengan batang yang kecil dan kurus tanpa adanya cabang atau ranting. Lebih mirip seperti pohon kelapa tetapi tidak ada gerigi di pohonnya.

Biji buah dari pohon pinang yang sudah tua dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik. Caranya adalah dengan menumbuk biji pinang sampai halus lalu dicampur dengan air untuk menjadi larutan pewarna.

READ  34 Macam Suku dan Etnis yang Ada di Indonesia

Bahan pembuatan warna alami batik dari biji buah Pinang ini sudah lama diterapkan oleh masyarakat Papua pada kain batik tradisional mereka, yaitu batik Papua. Dan pada penerapannya, batik ini menghasilkan warna coklat kemerahan dan warna hitam pada kain batik.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Akar Tanaman Mengkudu


bahan pewarna alami batik
Via plus.google.com

Tanaman Mengkudu, biasanya tanaman ini sangat terkenal sebagai tanaman obat tradisional yang diambil dari manfaat buah mengkudu.

Tetapi siapa yang menyangka, bahwa akar tanaman ini juga mempunyai manfaat lainnya yaitu sebagai bahan pewarna alami pada kain batik.Dari akar tanaman mengkudu ini, terciptalah bahan pewarna alami batik berwarna merah tua atau merah kecoklatan.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Kulit Buah Manggis


bahan pewarna alami batik
Kulit buah manggis. Via peterparkerblog.com

Buah Manggis, merupakan salah satu buah yang paling dicari karena memiliki daging buah yang enak dan sangat segar. Kulit dari buah manggis juga bermanfaat sebagai obat tradisional. Selain itu, kulit buah manggis juga ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik.

Kulit buah Manggis dapat menghasilkan warna merah keunguan, merah, dan juga biru. Cara untuk membuatnya adalah dengan menumbuk kulit buah manggis hingga halus. Lalu rendam dengan larutan etanol (salah satu jenis alcohol). Setelah itu dikeringkan sebelum siap untuk dijadikan sebagai bahan pewarna alami kain batik.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Daun Jambu Biji


bahan pewarna alami batik
Daun jambu biji. Via magwuzz.com

Jambu biji, salah satu tanaman yang paling sering berada di sekitar kita. Jambu biji biasanya sering dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan kita baik buahnya maupun daunnya. Tetapi, daun jambu biji juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik.

Daun jambu biji mempunyai kandungan senyawa yang sangat diserap oleh kain, dan biasanya digunakan untuk menghasilkan warna kuning sampai warna kecoklatan pada kain. Itulah kenapa daun jambu biji menjadi salah satu bahan alami batik.

Cara membuatnya adalah dengan menumbuk dahulu daun jambu biji sampai halus dan lembut. Lalu campurkan dengan larutan etanol. Setelah itu lakukan pemisahan senyawa untuk zat warna sehingga nantinya akan menghasilkan sebuah pasta untuk pewarna alami kain batik.

READ  Khat dan Kaligrafi Islam Arab (Pengertian, dan Contoh Cara Membuat Gambar Kaligrafi)

Bahan Pewarna Alami Batik dari Buah Soga


bahan pewarna alami batik
Pohon soga. Via satujam.com

Soga, adalah bahan pewarna alami yang sudah lama dikenali dan sering digunakan sebagai salah satu pewarna untuk kain batik. Pohon ini dapat ditemui di berbagai tempat di Indonesia dan biasanya yang digunakan adalah bagian kulit kayu dari pohon soga.

Ada tiga macam jenis pohon Soga yang biasanya digunakan yaitu diantaranya adalah :

Soga Tegeran

Tanaman Soga Tegeran, tanaman ini biasa dikenal sebagai tanaman perdu berduri, dan bisa menghasilkan warna kuning untuk bahan pewarna alami batik. Biasanya dapat kita temui di wilayah Jawa, Madura, Kalimantan, dan Sulawesi.

Soga Tingi

Tanaman ini hampir sama dengan Soga Tegeran, namun untuk membedakannya adalah tanaman ini memiliki jenis daun majemuk yang bergerombol di ujung cabang. Dan juga tanaman ini dapat menghasilkan warna merah gelap atau kecoklatan untuk bahan pewarna alami kain batik.

Soga Jambal

Soga Jambal atau biasa dikenal sebagai Yellow Flamboyant. Tak jauh beda dengan saudara yang sebelumnya, tanaman soga Jambal juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil alami pewarna batik. Perbedaannya adalah tanaman ini dapat tumbuh lebih tinggi mencapai 25 meter daripada tanaman yang sebelumnya.

Dan juga pada musim bunga tiba, tanaman ini akan terlihat indah dengan tandan bunga warna kuning yang bermekaran. Dari tanaman ini dapat menghasilkan warna coklat kemerahan dari batang kayunya.

Dari ketiga tanaman Soga diatas. Untuk mendapatkan pewarna alami kain batik, tanaman Soga ini harus diekstrasi terlebih dahulu lalu dicampurkan dengan bahan-bahan fiksasi sebagai bahan penguat warna untuk mendapatkan bahan pewarna alami yang diinginkan.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Daun Indigo


bahan pewarna alami batik
Daun Pohon Nila. Via petanihebat.com

Pohon Indigo, biasanya kita mengenal pohon ini dengan nama Pohon Tarum atau Nila. Dari tanaman ini dapat memanfaatkan daunnya sebagai bahan pewarna alami batik untuk menghasilkan warna biru. Zat yang dihasilkan dari daun ini adalah sangat kuat dan juga tidak mudah pudar daripada jenis pewarna alami lainnya.

READ  Cara Mudah Menggambar Kartun Doraemon dengan Pensil Langkah demi Langkah

Ini disebabkan zat pewarna yang dihasilkan mempunyai keunggulan dimana jika terkena atau berbaur dengan oksigen. Zat ini akan mengikat dengan sangat kuat pada kain batik.

Sebagai bukti adalah adanya salah satu kain batik yang warnanya menggunakan bahan ini. Yang tersimpan di salah satu museum di Inggris yang sudah berusia 100 tahun lamanya. Dan sampai sekarang warna dari kain batik tersebut tidak pudar. Menakjubkan bukan.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Kunyit


bahan pewarna alami batik
Kunyit sebagai bahan pewarna alami. Via blogoinformasi.com

Bahan pewarna alami kain batik selanjutnya adalah kunyit. Salah satu jenis rempah-rempah Indonesia yang paling sering kita temui di dapur kita. Kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk kain batik.

Untuk menghasilkannya ada dua cara yang dapat digunakan dengan menghasilkan warna berbeda. Yaitu jika kunyit dicampur dengan buah jarak dan jeruk, akan dihasilkan pewarna alami berwarna hijau tua. Dan jika dicampurkan dengan tarum atau indigo, kunyit akan menghasilkan warna hijau muda.


Bahan Pewarna Alami Batik dari Biji Kesumba


bahan pewarna alami batik
Biji kesumba. Via enee1.blogspot.com

Bahan alami terakhir untuk kain batik adalah biji Kesumba. Biji Kesumba biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pewarna makanan seperti margarine, keju, minyak salad, dan ikan. Tetapi akhir-akhir ini biji kesumba sudah bisa dimanfaatkan juga sebagai bahan pewarna alami untuk kain dan tekstil. Dari biji kesumba ini dapat dihasilkan warna merah oranye untuk pewarna alami kain batik.

Nah, itulah beberapa bahan pewarna alami batik yang biasa digunakan dari jaman dahulu sampai sekarang untuk mendapatkan kualitas warna yang indah pada kain batik. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan informasi yang menarik untuk pembaca.

Terimakasih

1 thought on “Macam-macam Bahan Pewarna Alami Kain Batik dari Tumbuhan

Tinggalkan Pesan di Kolom Komentar

%d bloggers like this: